Wingko babat, kue kering legendaris khas Semarang dan Lamongan! Kelapa parut, ketan, dan gula yang dipanggang jadi kue pipih bulat dengan pinggiran sedikit crispy dan tengah kenyal chewy. Oleh-oleh kereta api Semarang yang tidak pernah ketinggalan zaman.
🧂 Bahan-bahan
- 200g kelapa parut setengah tua (segar)
- 150g tepung ketan putih
- 100g gula pasir
- 50g gula merah serut halus
- 1/4 sdt garam
- 100ml santan
- 1 butir telur
- 1/2 sdt vanili
- 1 lembar daun pandan, ambil airnya
👩🍳 Langkah Pembuatan
- 1 Campurkan kelapa parut, tepung ketan, gula pasir, gula merah, dan garam
- 2 Kocok telur lepas, campur dengan santan, air pandan, dan vanili
- 3 Tuang campuran santan ke campuran kelapa-tepung
- 4 Aduk dan remas-remas sampai semua tercampur rata dan bisa dibentuk
- 5 Ambil adonan seukuran bola ping pong, pipihkan bulat diameter 8-10cm
- 6 Panaskan teflon anti lengket atau loyang dengan api sangat kecil
- 7 Panggang wingko tanpa minyak di api kecil, tutup
- 8 Panggang 10-12 menit sampai bagian bawah kecoklatan dan mudah diangkat
- 9 Balik, panggang sisi lain 8-10 menit sampai kecoklatan
- 10 Angkat, dinginkan di rak kawat sampai benar-benar kering dan sedikit crispy di pinggiran
💡 Tips
• Kelapa parut harus segar dan setengah tua — terlalu muda adonan terlalu basah, terlalu tua terlalu kering
• Panggang sabar di api kecil — wingko tidak bisa terburu-buru
• Simpan di tempat kedap udara — wingko bisa tahan 3-4 hari di suhu ruang
📊 Informasi Gizi
185
Kalori (kkal)
3g
Protein
9g
Lemak
25g
Karbohidrat
🛒 Produk yang Mungkin Kamu Butuhkan
Grosir Set Batu Cobek Ulekan Asli 20-25cm
Rp 53.000
Cobek dan Ulekan Batu Alam
Rp 148.000
Royalstar Ceret Teko Stainless Bunyi Siul Anti Karat Ceret Bunyi Untuk Masak Air Stainless Steel
Rp 159.000
* Link affiliate — kamu bisa bantu support KulinerBDG dengan belanja lewat link ini
💬 Komentar (0)
Masuk dulu yuk buat komen!
Belum ada komentar. Jadi yang pertama dong! 😊