🧂 Bahan-bahan
- 500 gram Tepung terigu protein tinggi
- 60 gram Gula pasir
- 10 gram Garam
- 11 gram Ragi instan
- 150 ml Susu cair dingin
- 100 ml Air dingin
- 40 gram Mentega tawar (untuk adonan)
- 300 gram Mentega tawar dingin berkualitas tinggi (untuk lapisan/laminasi)
- 1 butir Telur (untuk olesan)
- 1 sdm Susu cair (untuk olesan, campur dengan telur)
🛒 Produk yang Mungkin Kamu Butuhkan
* Link affiliate — kamu bisa bantu support KulinerBDG dengan belanja lewat link ini
👩🍳 Langkah Pembuatan
- 1 Campur tepung terigu, gula, garam, dan ragi instan dalam mangkuk besar, aduk rata. Pisahkan garam agar tidak langsung kontak dengan ragi.
- 2 Tuang susu cair dingin dan air dingin sedikit demi sedikit sambil diuleni. Masukkan mentega 40 gram, uleni hingga adonan kalis dan elastis, sekitar 10-15 menit.
- 3 Bentuk adonan menjadi bola, bungkus plastik wrap, dan simpan di kulkas selama minimal 1 jam atau semalaman agar mudah dibentuk dan tidak cepat mengembang saat dilipat.
- 4 Sambil menunggu, siapkan mentega laminasi: letakkan 300 gram mentega dingin di antara dua lembar plastik, pipihkan dengan rolling pin menjadi persegi panjang setebal 1 cm, lalu dinginkan kembali di kulkas.
- 5 Keluarkan adonan dari kulkas, giling menjadi persegi panjang yang ukurannya dua kali lipat mentega laminasi.
- 6 Letakkan lempengan mentega di tengah adonan, lipat kedua sisi adonan menutupi mentega seperti membungkus amplop, rapatkan pinggirnya.
- 7 Giling adonan memanjang dengan rolling pin secara perlahan dan merata, jangan sampai mentega bocor keluar. Lipat adonan menjadi tiga bagian (seperti melipat surat) - ini disebut 'single turn'.
- 8 Bungkus adonan, istirahatkan di kulkas 30 menit. Ulangi proses menggiling dan melipat (single turn) sebanyak 2 kali lagi, dengan istirahat 30 menit di kulkas setiap kali selesai melipat. Total 3 kali lipatan.
- 9 Setelah lipatan terakhir, istirahatkan adonan di kulkas minimal 1 jam. Giling adonan tipis setebal 4-5 mm membentuk persegi panjang besar.
- 10 Potong adonan menjadi segitiga-segitiga dengan lebar dasar sekitar 10 cm. Beri sedikit sayatan di tengah dasar segitiga, lalu gulung dari dasar ke ujung membentuk croissant.
- 11 Letakkan croissant di atas loyang beralas kertas roti dengan jarak cukup, tutup dengan plastik wrap longgar, dan proofing di suhu ruang selama 1.5-2 jam hingga mengembang dua kali lipat.
- 12 Panaskan oven di suhu 200°C. Kocok telur dengan susu, oles tipis ke permukaan croissant yang sudah mengembang.
- 13 Panggang selama 15-18 menit hingga permukaan berwarna golden brown dan lapisan-lapisannya terlihat jelas. Angkat, dinginkan sebentar di atas rak kawat sebelum disajikan.
💡 Tips
• Gunakan mentega tawar berkualitas tinggi dengan kadar lemak minimal 82% agar lapisan croissant lebih renyah dan beraroma harum.
• Selalu kerjakan adonan dalam kondisi dingin - jika mentega mulai terasa lembek atau meleleh saat digiling, segera masukkan ke kulkas untuk mencegah lapisan menyatu.
• Jangan skip waktu istirahat di kulkas antar lipatan karena ini penting untuk relaksasi gluten dan menjaga lapisan mentega tetap terpisah dari adonan.
• Croissant mentah yang sudah dibentuk bisa disimpan di freezer hingga 1 bulan; keluarkan dan proofing semalaman di kulkas sebelum dipanggang keesokan harinya.
📊 Informasi Gizi
💬 Komentar (0)
Masuk dulu yuk buat komen!
Belum ada komentar. Jadi yang pertama dong! 😊