Mooncake Tradisional Isi Pasta Kacang Merah & Kuning Telur Asin
🧂 Bahan-bahan
- 150 gram Golden syrup (sirup gula untuk mooncake)
- 50 gram Minyak sayur
- 3 gram Air kapur sirih (lye water/alkaline water)
- 225 gram Tepung terigu protein rendah
- 10 gram Susu bubuk
- 500 gram Pasta kacang merah siap pakai
- 10 butir Kuning telur asin matang
- 1 sendok teh Minyak wijen
- 1 butir Kuning telur (untuk olesan)
- 1 sendok teh Air (untuk olesan, dicampur kuning telur)
- 2 sendok makan Tepung terigu (untuk taburan cetakan, tepung matang)
🛒 Produk yang Mungkin Kamu Butuhkan
* Link affiliate — kamu bisa bantu support KulinerBDG dengan belanja lewat link ini
👩🍳 Langkah Pembuatan
- 1 Semprot kuning telur asin dengan sedikit arak masak halal pengganti (atau langsung angin-anginkan), lalu panggang sebentar di suhu 150°C selama 5-8 menit hingga sedikit mengering dan matang. Sisihkan hingga dingin.
- 2 Buat kulit mooncake: campurkan golden syrup, minyak sayur, dan air kapur sirih dalam mangkuk besar. Aduk rata dengan whisk hingga tercampur sempurna dan warnanya mengilap.
- 3 Ayak tepung terigu dan susu bubuk, masukkan ke campuran golden syrup sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan spatula hingga membentuk adonan yang kalis dan tidak lengket di tangan.
- 4 Bungkus adonan kulit dengan plastik wrap, istirahatkan di suhu ruang selama 30-45 menit agar gluten rileks dan minyak meresap sempurna.
- 5 Sementara menunggu, timbang pasta kacang merah menjadi 10 bagian @50 gram. Pipihkan setiap bagian, letakkan satu kuning telur asin di tengah, lalu bulatkan kembali hingga telur tertutup rapat oleh pasta kacang merah. Sisihkan.
- 6 Timbang adonan kulit yang sudah diistirahatkan menjadi 10 bagian sama rata (sekitar 25-27 gram per bagian).
- 7 Ambil satu bagian kulit, pipihkan di telapak tangan yang sudah ditaburi sedikit tepung matang agar tidak lengket. Bentuk menjadi lingkaran tipis dengan bagian tengah lebih tebal dari pinggirnya.
- 8 Letakkan satu bulatan isi (pasta kacang merah + telur asin) di tengah kulit. Perlahan tarik dan bungkus kulit ke atas hingga menutupi seluruh isi, rapatkan sambungan di bagian atas dengan hati-hati.
- 9 Gulingkan mooncake yang sudah dibungkus di atas tepung matang tipis-tipis, lalu masukkan ke dalam cetakan mooncake yang sudah ditaburi tepung. Tekan cetakan dengan kuat dan rata ke permukaan datar untuk mencetak motif.
- 10 Keluarkan mooncake dari cetakan dengan hati-hati, letakkan di atas loyang beralas kertas roti dengan jarak antar mooncake sekitar 3 cm.
- 11 Semprot permukaan mooncake dengan sedikit air menggunakan spray bottle agar motif tetap jelas saat dipanggang. Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan di suhu 190°C selama 5-8 menit hingga motif mulai set (kulit belum berwarna kecokelatan).
- 12 Keluarkan mooncake dari oven, biarkan dingin selama 10-15 menit. Sementara itu, campurkan kuning telur dengan air dan sedikit minyak wijen untuk olesan, aduk rata dan saring agar halus.
- 13 Oleskan tipis-tipis campuran kuning telur menggunakan kuas pastry pada permukaan mooncake, hindari bagian celah motif agar detail cetakan tetap terlihat jelas.
- 14 Panggang kembali mooncake di suhu 180°C selama 10-12 menit hingga permukaan berwarna keemasan mengilap. Angkat dan dinginkan sepenuhnya di atas rak kawat.
- 15 Simpan mooncake dalam wadah kedap udara di suhu ruang selama 1-3 hari sebelum disajikan (proses 'hui you' agar minyak dari isi meresap ke kulit dan kulit menjadi lembut serta mengilap sempurna).
💡 Tips
• Air kapur sirih (lye water) bisa dibeli di toko bahan kue Asia atau dibuat sendiri dari abu merang, penting untuk memberi warna cokelat keemasan dan tekstur lembut khas mooncake tanpa perlu banyak baking soda.
• Jangan langsung makan mooncake di hari yang sama setelah dipanggang - proses pendiaman 1-3 hari (disebut 'hui you' dalam bahasa Mandarin) sangat penting agar minyak dari isi meresap ke kulit sehingga teksturnya jadi lembut dan mengilap, bukan keras.
• Untuk isi lebih variatif, pasta kacang merah bisa diganti dengan pasta lotus (biji teratai) atau pasta kacang hijau, sesuaikan proporsi 50 gram pasta per mooncake termasuk kuning telur asinnya.
• Pastikan olesan kuning telur sangat tipis dan gunakan kuas yang lembut - olesan terlalu tebal akan membuat motif cetakan mooncake jadi kabur dan tidak terlihat detail setelah dipanggang.
📊 Informasi Gizi
💬 Komentar (0)
Masuk dulu yuk buat komen!
Belum ada komentar. Jadi yang pertama dong! 😊