🧂 Bahan-bahan
Ubah jumlah porsi, takaran bahan & info gizi di bawah otomatis menyesuaikan.
- 300 gram kelapa parut agak muda
- 250 gram tepung ketan putih
- 150 gram gula pasir
- 200 ml santan kental
- 1 butir telur ayam
- 1/2 sendok teh garam
- 1/4 sendok teh vanili bubuk
- 2 sendok makan margarin untuk olesan
- 1 lembar (opsional, untuk aroma) daun pandan
🛒 Produk yang Mungkin Kamu Butuhkan
* Link affiliate — kamu bisa bantu support KulinerBDG dengan belanja lewat link ini
👩🍳 Langkah Pembuatan
- 1 Campurkan kelapa parut, gula pasir, dan garam dalam mangkuk besar, aduk rata sambil diremas-remas ringan agar gula sedikit larut dan bercampur dengan kelapa.
- 2 Tuang santan kental sedikit demi sedikit ke dalam campuran kelapa, aduk merata.
- 3 Masukkan tepung ketan putih dan vanili bubuk, aduk hingga adonan tercampur rata dan tidak ada gumpalan tepung.
- 4 Kocok lepas telur ayam, lalu masukkan ke dalam adonan, aduk kembali hingga rata. Adonan akan terasa agak lembek dan lengket, itu normal.
- 5 Panaskan oven ke suhu 180 derajat Celsius selama 10 menit sebelum digunakan.
- 6 Olesi loyang datar (ukuran sekitar 20x20 cm) dengan margarin tipis-tipis secara merata agar adonan tidak menempel.
- 7 Tuang adonan ke dalam loyang, ratakan dengan sendok atau spatula hingga permukaannya rata dan padat, tebal sekitar 1,5 cm.
- 8 Panggang dalam oven selama 35-40 menit atau hingga permukaan berwarna kecokelatan dan bagian tengah matang. Cek dengan tusuk gigi, jika tidak lengket berarti sudah matang.
- 9 Keluarkan dari oven, biarkan agak dingin selama 10 menit sebelum dipotong-potong agar tidak hancur.
- 10 Potong wingko menjadi bentuk persegi atau sesuai selera, sajikan hangat atau simpan dalam wadah kedap udara.
💡 Tips
• Gunakan kelapa yang tidak terlalu tua agar hasil wingko lebih empuk dan tidak keras saat dingin.
• Jika tidak punya oven, wingko bisa dimasak di teflon anti lengket dengan api kecil, tutup dan bolak-balik hingga matang kedua sisi.
• Untuk aroma lebih harum, tambahkan sedikit air daun pandan atau parutan kulit jeruk ke dalam adonan.
• Simpan wingko di suhu ruang maksimal 2 hari, atau di kulkas hingga 5 hari, panaskan sebentar sebelum disantap agar teksturnya kembali empuk.
📊 Informasi Gizi / porsi
💬 Komentar (0)
Masuk dulu yuk buat komen!
Belum ada komentar. Jadi yang pertama dong! 😊