🧂 Bahan-bahan
Ubah jumlah porsi, takaran bahan & info gizi di bawah otomatis menyesuaikan.
- 200 gram ubi ungu (ube), kukus matang lalu haluskan
- 250 gram tepung ketan putih
- 20 gram tepung tapioka
- 100 ml air hangat
- 150 gram gula merah, sisir halus untuk isian
- 2 lembar daun pandan, simpulkan
- 200 gram kelapa parut kasar (kelapa setengah tua)
- 1/2 sdt garam
- 1.5 liter air untuk merebus
🛒 Produk yang Mungkin Kamu Butuhkan
* Link affiliate — kamu bisa bantu support KulinerBDG dengan belanja lewat link ini
👩🍳 Langkah Pembuatan
- 1 Kukus kelapa parut kasar bersama 1/4 sdt garam dan 1 lembar daun pandan selama 10 menit agar tidak cepat basi dan lebih gurih. Sisihkan.
- 2 Campur ubi ungu halus, tepung ketan, tepung tapioka, dan sisa garam dalam wadah besar. Aduk rata dengan tangan.
- 3 Tuang air hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan kalis, tidak lengket di tangan, dan bisa dibentuk bulat tanpa retak. Jika masih terlalu lembek, tambahkan tepung ketan 1 sdm; jika terlalu kering, tambahkan air hangat sedikit.
- 4 Ambil adonan sebesar bakso kecil (sekitar 15 gram), pipihkan di telapak tangan, isi dengan 1/2 sdt gula merah sisir, lalu bulatkan kembali sampai gula merah tertutup rapat dan tidak ada celah.
- 5 Didihkan air bersama sisa daun pandan dengan api sedang-besar. Masukkan bulatan klepon satu per satu, jangan terlalu penuh agar tidak lengket satu sama lain.
- 6 Rebus hingga klepon mengapung ke permukaan, tandanya sudah matang, sekitar 5-7 menit. Angkat dengan saringan, tiriskan sebentar.
- 7 Selagi masih hangat, gulingkan klepon di atas kelapa parut kukus hingga terbalut merata di seluruh permukaan.
- 8 Sajikan klepon ube selagi hangat agar gula merah di dalamnya masih cair dan meleleh saat digigit.
💡 Tips
• Pilih ubi ungu yang benar-benar matang dan pulen agar adonan mudah dibentuk dan warnanya lebih pekat.
• Uleni adonan jangan terlalu lama karena tepung ketan bisa jadi keras; cukup sampai kalis dan tidak lengket.
• Rebus klepon dengan api sedang agar matang merata tanpa pecah duluan sebelum matang di dalam.
• Kelapa parut kukus tahan lebih lama dan tidak cepat basi dibanding kelapa mentah, cocok untuk stok sehari.
📊 Informasi Gizi / porsi
💬 Komentar (0)
Masuk dulu yuk buat komen!
Belum ada komentar. Jadi yang pertama dong! 😊