Roti Sourdough Isi Keju & Zaitun ala Mediterania

Roti Sourdough Isi Keju & Zaitun ala Mediterania

Admin oleh β€’
Persiapan
40 mnt
Masak
45 mnt
Porsi
10
Level
Sulit
❀️ 0
Variasi roti sourdough dengan isian keju cheddar dan potongan zaitun yang gurih asin, memberi sentuhan Mediterania pada roti fermentasi klasik ini. Tekstur crusty di luar, lembut berongga di dalam, dengan letupan rasa gurih di setiap gigitan. Cocok jadi teman sarapan atau camilan sore ditemani secangkir kopi atau teh hangat.

πŸ§‚ Bahan-bahan

  • 150 gram starter sourdough aktif
  • 400 gram tepung terigu protein tinggi
  • 270 ml air suhu ruang
  • 9 gram garam laut halus
  • 100 gram keju cheddar potong dadu kecil
  • 70 gram zaitun hijau tanpa biji, iris
  • 1 sdm minyak zaitun extra virgin
  • secukupnya tepung terigu untuk taburan

πŸ‘©β€πŸ³ Langkah Pembuatan

  1. 1 Pastikan starter sourdough sudah aktif dan mengembang maksimal (tes float: masukkan sesendok starter ke air, jika mengambang berarti siap dipakai).
  2. 2 Dalam wadah besar, campur starter dengan air, aduk rata hingga starter larut sedikit.
  3. 3 Masukkan tepung terigu, aduk dengan spatula atau tangan hingga tidak ada lagi tepung kering (proses ini disebut fraisage). Diamkan (autolyse) selama 30-45 menit tertutup kain lembap.
  4. 4 Taburkan garam di atas adonan, remas-remas dan lipat adonan hingga garam menyatu sempurna, sekitar 3-5 menit.
  5. 5 Lakukan stretch and fold: basahi tangan, tarik satu sisi adonan ke atas lalu lipat ke tengah, putar wadah, ulangi 4 sisi. Lakukan setiap 30 menit selama 2-2.5 jam (total 4-5 kali lipatan).
  6. 6 Pada lipatan ke-3, taburkan potongan keju dan zaitun di atas adonan, lalu lipat seperti biasa agar isian tersebar merata ke seluruh adonan.
  7. 7 Setelah proses lipatan selesai, diamkan adonan (bulk fermentation) di suhu ruang selama 4-6 jam atau hingga mengembang sekitar 50-70%, tergantung suhu ruangan.
  8. 8 Tuang adonan ke permukaan bertabur tepung, bentuk bulat dengan cara menarik sisi-sisi adonan ke bawah (shaping). Diamkan 20 menit (bench rest).
  9. 9 Bentuk ulang adonan lebih kencang, lalu letakkan dalam banneton atau mangkuk beralas kain bertabur tepung dengan bagian sambungan menghadap atas.
  10. 10 Simpan adonan dalam kulkas (cold proofing) selama 8-12 jam atau semalaman untuk pengembangan rasa yang lebih kompleks.
  11. 11 Panaskan oven beserta dutch oven/panci tahan panas di dalamnya pada suhu 250Β°C selama 30 menit sebelum memanggang.
  12. 12 Keluarkan adonan dari kulkas, balik ke atas kertas roti, sayat permukaan dengan pisau tajam atau lame membentuk pola sesuai selera.
  13. 13 Angkat dutch oven panas, masukkan adonan beserta kertas roti, tutup rapat, panggang 20 menit dengan tutup tertutup.
  14. 14 Buka tutup dutch oven, turunkan suhu oven ke 220Β°C, panggang kembali 20-25 menit tanpa tutup hingga kulit roti berwarna cokelat keemasan dan terdengar suara 'hollow' saat diketuk.
  15. 15 Keluarkan roti, dinginkan di atas rak kawat minimal 1 jam sebelum dipotong agar tekstur dalamnya sempurna.

πŸ’‘ Tips

β€’ Gunakan starter yang benar-benar aktif (mengembang dua kali lipat dalam 4-6 jam setelah diberi makan) agar roti bisa mengembang maksimal.

β€’ Suhu ruangan sangat memengaruhi waktu fermentasiβ€”di cuaca panas Indonesia, proses bulk fermentation bisa lebih cepat dari perkiraan, jadi pantau visual adonan bukan hanya waktu.

β€’ Jika tidak punya dutch oven, bisa gunakan loyang biasa dengan menaruh wadah berisi air panas di rak bawah oven untuk menciptakan uap yang membantu crust jadi crispy.

β€’ Potongan keju sebaiknya dibekukan sebentar sebelum dicampur ke adonan agar tidak terlalu cepat meleleh dan tetap membentuk kantong rasa saat dipanggang.

πŸ“Š Informasi Gizi

195 kkal
Kalori (kkal)
6 gg
Protein
5 gg
Lemak
31 gg
Karbohidrat

πŸ’¬ Komentar (0)

Masuk dulu yuk buat komen!

Belum ada komentar. Jadi yang pertama dong! 😊