Kue Basah Jajanan Pasar: Kue Mangkok, Kue Pisang & Wajik Kue Basah Jajanan Pasar: Kue Mangkok, Kue Pisang & Wajik recipe | KulinerBDG
Jajanan

Kue Basah Jajanan Pasar: Kue Mangkok, Kue Pisang & Wajik

Admin oleh •
Persiapan
40 mnt
Masak
90 mnt
Porsi
10
Level
Sedang
Trio jajanan pasar legendaris yang jarang absen di meja hajatan: kue mangkok mekar dengan warna-warni ceria, kue pisang gurih manis dibungkus daun pisang harum, dan wajik ketan legit yang kenyal. Ketiganya punya karakter rasa berbeda tapi sama-sama bikin kangen suasana pasar tradisional Bandung di pagi hari.

🧂 Bahan-bahan

🍽️ Porsi: 10

Ubah jumlah porsi, takaran bahan & info gizi di bawah otomatis menyesuaikan.

  • 250 gram (untuk kue mangkok) Tepung beras
  • 50 gram (untuk kue mangkok) Tepung terigu protein sedang
  • 200 gram (untuk kue mangkok) Gula pasir
  • 300 ml (untuk kue mangkok) Air
  • 200 ml (untuk kue mangkok, sebagai pengembang alami) Air soda tawar dingin
  • 1 sdt (untuk kue mangkok) Ragi instan
  • secukupnya (untuk kue mangkok) Pewarna makanan merah dan hijau
  • 200 gram (untuk kue pisang) Tepung beras
  • 50 gram (untuk kue pisang) Tepung sagu
  • 5 buah, potong-potong Pisang kepok matang
  • 500 ml (untuk kue pisang) Santan
  • 150 gram (untuk kue pisang) Gula pasir
  • 1/2 sdt (untuk kue pisang) Garam
  • 2 lembar (untuk kue pisang) Daun pandan
  • secukupnya untuk membungkus Daun pisang
  • 500 gram (untuk wajik) Beras ketan putih
  • 200 gram (untuk wajik) Kelapa parut agak muda
  • 300 gram, sisir halus (untuk wajik) Gula merah
  • 50 gram (untuk wajik) Gula pasir
  • 400 ml (untuk wajik) Santan kental
  • 2 lembar (untuk wajik) Daun pandan
  • 1/4 sdt (untuk wajik) Garam

👩‍🍳 Langkah Pembuatan

  1. 1 Kue Mangkok: Larutkan gula pasir dengan air, masak sebentar hingga gula larut lalu dinginkan hingga suam-suam kuku.
  2. 2 Campur tepung beras, tepung terigu, dan ragi instan dalam wadah. Tuang larutan gula sedikit demi sedikit sambil diaduk rata hingga tidak bergerindil.
  3. 3 Tuang air soda tawar dingin, aduk rata. Tutup adonan dengan kain bersih, diamkan selama 2-3 jam di tempat hangat hingga adonan berbusa dan mengembang.
  4. 4 Bagi adonan jadi 2-3 bagian, beri pewarna merah dan hijau pada masing-masing bagian, aduk rata tanpa menghilangkan busanya.
  5. 5 Panaskan kukusan hingga uap panas benar-benar banyak. Siapkan cetakan mangkok kecil, olesi minyak tipis, panaskan cetakan di dalam kukusan selama 5 menit.
  6. 6 Tuang adonan ke dalam cetakan panas hingga hampir penuh, kukus dengan api besar selama 15-20 menit tanpa membuka tutup kukusan di 10 menit pertama agar kue merekah sempurna. Angkat dan dinginkan sebelum dikeluarkan dari cetakan.
  7. 7 Kue Pisang: Rebus santan bersama daun pandan, gula, dan garam sambil diaduk hingga gula larut dan santan hangat. Angkat dan saring.
  8. 8 Campur tepung beras dan tepung sagu dalam wadah, tuang santan hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan licin tanpa gumpalan.
  9. 9 Ambil selembar daun pisang, beri 2 sdm adonan, tata beberapa potong pisang di atasnya, tutup dengan 1 sdm adonan lagi. Bungkus rapi bentuk tum, semat dengan lidi di kedua ujung.
  10. 10 Kukus kue pisang selama 30-35 menit hingga matang dan adonan mengeras kenyal. Angkat dan dinginkan sebelum disantap.
  11. 11 Wajik: Cuci beras ketan, rendam selama 2 jam, tiriskan. Kukus ketan selama 20 menit hingga setengah matang.
  12. 12 Sambil menunggu, rebus santan kental bersama gula merah, gula pasir, daun pandan, dan garam hingga gula larut dan mendidih, saring jika perlu.
  13. 13 Masukkan ketan setengah matang ke dalam rebusan santan gula, masak dengan api kecil sambil terus diaduk hingga santan meresap dan mengental, sekitar 20-25 menit.
  14. 14 Setelah santan hampir habis dan ketan terlihat mengkilap, kukus kembali adonan wajik selama 20 menit hingga benar-benar matang dan lengket sempurna.
  15. 15 Tuang wajik panas ke loyang yang sudah dialasi daun pisang, ratakan dan padatkan dengan sendok kayu atau plastik. Dinginkan, lalu potong-potong sesuai selera sebelum disajikan.

💡 Tips

• Untuk kue mangkok yang merekah sempurna, pastikan air kukusan sudah mendidih dan beruap banyak sebelum cetakan dimasukkan, dan jangan buka tutup kukusan di 10 menit pertama.

• Pemakaian air soda tawar dingin pada kue mangkok membantu proses pengembangan lebih maksimal selain dari ragi, jadi jangan diganti air biasa.

• Pilih pisang kepok yang benar-benar matang (kulit sudah menghitam sedikit) agar rasa kue pisang lebih manis alami dan legit.

• Wajik akan lebih awet dan tidak mudah basi jika dimasak hingga benar-benar kering dari santan sebelum dikukus tahap kedua.

📊 Informasi Gizi / porsi

195
Kalori (kkal)
2 g
Protein
6 g
Lemak
34 g
Karbohidrat

💬 Komentar (0)

Masuk dulu yuk buat komen!

Belum ada komentar. Jadi yang pertama dong! 😊