Kue Bingka Ubi Panggang Khas Asia Tenggara
🧂 Bahan-bahan
Ubah jumlah porsi, takaran bahan & info gizi di bawah otomatis menyesuaikan.
- 500 gram, kukus dan haluskan ubi kuning/oranye
- 400 ml santan kental
- 3 butir telur ayam
- 150 gram gula pasir
- 3 sendok makan tepung terigu serbaguna
- 50 gram, lelehkan margarin/mentega
- 1/4 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh vanili bubuk
- 1 lembar, untuk aroma (opsional) daun pandan
🛒 Produk yang Mungkin Kamu Butuhkan
* Link affiliate — kamu bisa bantu support KulinerBDG dengan belanja lewat link ini
👩🍳 Langkah Pembuatan
- 1 Kukus ubi kuning hingga benar-benar matang dan lunak, lalu haluskan selagi hangat menggunakan garpu atau saringan kawat sampai tidak ada gumpalan sama sekali.
- 2 Panaskan santan bersama daun pandan dengan api kecil sambil diaduk terus supaya santan tidak pecah, cukup sampai hangat saja (jangan sampai mendidih). Angkat dan biarkan agak dingin, buang daun pandan.
- 3 Dalam wadah besar, kocok telur dan gula pasir dengan whisk (bukan mixer) hingga gula agak larut dan adonan sedikit berbusa, sekitar 2-3 menit.
- 4 Masukkan ubi halus ke dalam adonan telur, aduk rata menggunakan spatula sampai tidak bergerindil.
- 5 Tuang santan hangat sedikit demi sedikit sambil terus diaduk agar tercampur sempurna dan tidak menggumpal.
- 6 Masukkan tepung terigu, garam, dan vanili bubuk, aduk perlahan hingga rata. Terakhir tuang margarin leleh, aduk kembali sampai adonan licin dan menyatu.
- 7 Saring adonan menggunakan saringan kawat untuk memastikan teksturnya halus dan lembut saat dipanggang.
- 8 Olesi loyang tahan panas (loyang bundar atau kotak ukuran 20 cm) dengan margarin, lalu tuang adonan ke dalamnya.
- 9 Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 170°C selama 45-55 menit atau sampai bagian atas kecoklatan dan tusuk gigi yang dimasukkan ke tengah kue keluar bersih.
- 10 Angkat, biarkan kue benar-benar dingin di dalam loyang sebelum dipotong-potong agar tidak hancur. Sajikan dalam potongan persegi atau belah ketupat.
💡 Tips
• Pilih ubi kuning yang manis dan tidak berair agar tekstur bingka lebih padat dan legit, hindari ubi yang terlalu berserat.
• Jangan gunakan mixer untuk mengocok telur karena akan membuat adonan terlalu berbusa dan kue bisa mengembang lalu turun saat dipanggang, cukup kocok manual dengan whisk.
• Untuk hasil permukaan yang cantik dengan corak karamel khas bingka, panggang di rak bagian bawah oven dengan api atas-bawah pada suhu yang tidak terlalu tinggi.
• Kue ini justru lebih enak dan set teksturnya setelah didiamkan semalam di kulkas, jadi bisa dibuat sehari sebelum disajikan.
📊 Informasi Gizi / porsi
💬 Komentar (0)
Masuk dulu yuk buat komen!
Belum ada komentar. Jadi yang pertama dong! 😊