Lemang adalah hidangan tradisional Nusantara yang dibuat dari beras ketan dan santan, dimasak perlahan dalam bambu di atas bara api hingga aromanya harum khas asap dan daun pisang. Teksturnya pulen legit dengan rasa gurih santan yang meresap sempurna, cocok jadi hidangan spesial saat Lebaran atau acara adat. Proses memasaknya memang butuh kesabaran, tapi hasilnya sepadan dengan kelezatan yang autentik dan sulit ditiru dengan cara modern.
🧂 Bahan-bahan
- 1 kg beras ketan putih
- 800 ml santan kental dari 2 butir kelapa
- 2 sdt garam
- 10 lembar daun pisang muda untuk melapisi bambu
- 4 batang bambu lemang ukuran sedang (diameter 7-8 cm, panjang 40-50 cm)
- secukupnya air untuk merendam ketan
👩🍳 Langkah Pembuatan
- 1 Cuci bersih beras ketan lalu rendam dengan air selama minimal 2 jam atau semalaman agar teksturnya lebih pulen saat dimasak. Setelah itu tiriskan.
- 2 Siapkan bambu lemang, pastikan salah satu ujungnya masih tertutup ruas alami dan ujung lainnya terbuka sebagai tempat memasukkan bahan.
- 3 Gulung daun pisang muda membentuk silinder yang pas dengan diameter dalam bambu, lalu masukkan gulungan daun pisang ke dalam bambu sebagai pelapis agar ketan tidak lengket langsung ke bambu.
- 4 Campurkan santan kental dengan garam, aduk rata hingga garam larut sempurna.
- 5 Masukkan beras ketan yang sudah ditiriskan ke dalam bambu berlapis daun pisang, isi hingga sekitar 3/4 bagian bambu agar ada ruang untuk santan meresap dan mengembang.
- 6 Tuang campuran santan ke dalam bambu secara perlahan hingga menutupi permukaan ketan, biarkan santan meresap turun ke bawah selama beberapa menit.
- 7 Tutup bagian atas bambu dengan lipatan daun pisang agar santan dan ketan tidak tumpah saat dimasak.
- 8 Siapkan bara api dari kayu bakar atau arang, susun bambu lemang dengan posisi miring sekitar 45 derajat mengelilingi sumber api sehingga panas merata.
- 9 Bakar lemang sambil sesekali diputar agar semua sisi bambu terkena panas secara merata, proses ini membutuhkan waktu sekitar 3-4 jam.
- 10 Cek kematangan dengan menusuk bagian atas menggunakan lidi atau tusuk sate, jika ketan sudah pulen dan tidak lengket berarti lemang sudah matang.
- 11 Angkat bambu dari api, biarkan dingin selama 15-20 menit sebelum dibelah agar lemang tidak hancur saat dikeluarkan.
- 12 Belah bambu secara perlahan menggunakan pisau atau parang, keluarkan lemang beserta lapisan daun pisangnya, lalu potong-potong sesuai selera sebelum disajikan.
💡 Tips
• Pilih bambu yang masih segar dan tidak terlalu tua agar aroma khas bambu lebih terasa pada lemang dan tidak mudah pecah saat dibakar.
• Pastikan posisi bambu miring saat dibakar supaya santan tidak mudah tumpah ke bawah dan panas merata ke seluruh bagian ketan.
• Gunakan api sedang dan stabil, jangan terlalu besar karena bisa membuat bagian luar lemang gosong sementara bagian dalam belum matang.
• Lemang paling nikmat disantap hangat bersama serundeng, rendang, atau tapai ketan hitam sebagai pelengkap rasa gurih dan manis.
📊 Informasi Gizi
310 kkal
Kalori (kkal)
5 gg
Protein
14 gg
Lemak
42 gg
Karbohidrat
🛒 Produk yang Mungkin Kamu Butuhkan
Alpukat Mentega 1 Kg FreshBox
Rp 53.600
GLUGHAVA PUSAT- THR MINYAK GORENG 2 LITER
Rp 99.000
Kanzler Nugget Crispy 450gr Renyah Praktis
Rp 54.000
Okey Sosis Ayam 500 gr Halal, Praktis
Rp 28.000
* Link affiliate — kamu bisa bantu support KulinerBDG dengan belanja lewat link ini
💬 Komentar (0)
Masuk dulu yuk buat komen!
Belum ada komentar. Jadi yang pertama dong! 😊