Waffle Klasik Vanila Renyah Berongga ala Kafe Waffle Klasik Vanila Renyah Berongga ala Kafe recipe | KulinerBDG
Kue & Roti

Waffle Klasik Vanila Renyah Berongga ala Kafe

Admin oleh
Persiapan
15 mnt
Masak
25 mnt
Porsi
4
Level
Mudah
Waffle klasik dengan aroma vanila hangat, bagian luar renyah keemasan dan bagian dalam empuk berongga sempurna. Resep dasar ini cocok jadi andalan sarapan akhir pekan, bisa dinikmati polos atau dengan topping favorit. Teksturnya ringan tapi tetap kaya rasa berkat mentega dan susu.

🧂 Bahan-bahan

🍽️ Porsi: 4

Ubah jumlah porsi, takaran bahan & info gizi di bawah otomatis menyesuaikan.

  • 250 gram tepung terigu protein sedang
  • 50 gram gula pasir
  • 2 sdt baking powder
  • 1/4 sdt garam halus
  • 2 butir telur ayam, pisahkan putih dan kuning
  • 350 ml susu cair full cream
  • 85 gram mentega tawar, lelehkan
  • 1 sdt pasta vanila
  • 2 sdm minyak goreng atau mentega untuk olesan cetakan

👩‍🍳 Langkah Pembuatan

  1. 1 Dalam wadah besar, campur tepung terigu, gula pasir, baking powder, dan garam. Aduk rata dengan whisk hingga tidak ada gumpalan.
  2. 2 Di wadah terpisah, kocok kuning telur, susu cair, mentega leleh, dan pasta vanila sampai tercampur rata.
  3. 3 Tuang campuran basah ke dalam campuran kering sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan dengan spatula hingga adonan licin, jangan overmix agar waffle tetap empuk.
  4. 4 Di wadah lain, kocok putih telur dengan mixer kecepatan sedang hingga soft peak (mengembang lembut dan membentuk puncak yang sedikit menunduk), sekitar 3-4 menit.
  5. 5 Masukkan putih telur kocok ke dalam adonan waffle secara bertahap, aduk balik (folding) dengan spatula secara perlahan agar udara tidak keluar, ini kunci tekstur berongga.
  6. 6 Panaskan cetakan waffle listrik sesuai instruksi alat, biasanya sampai lampu indikator menyala atau suhu mencapai 180°C.
  7. 7 Olesi tipis permukaan cetakan dengan mentega atau minyak menggunakan kuas agar waffle tidak lengket.
  8. 8 Tuang adonan sekitar 100-120 ml (secukupnya sesuai ukuran cetakan) ke tengah cetakan, tutup, dan panggang 4-5 menit sampai uap berkurang dan waffle berwarna keemasan merata serta terasa renyah saat disentuh.
  9. 9 Angkat waffle dengan sumpit atau capitan kayu agar tidak merusak tekstur, letakkan di rak kawat sebentar agar uap keluar dan waffle tetap renyah, tidak lembek.
  10. 10 Ulangi proses memanggang untuk sisa adonan. Sajikan waffle selagi hangat dengan topping sesuai selera seperti sirup maple, buah segar, atau whipped cream.

💡 Tips

• Jangan overmix adonan setelah tepung dimasukkan, cukup aduk sampai tercampur agar waffle tidak alot.

• Pastikan putih telur dikocok sampai soft peak yang pas, terlalu kaku akan sulit dicampur rata dan bisa membuat adonan bergerindil.

• Cetakan waffle harus benar-benar panas sebelum adonan dituang agar hasil waffle renyah di luar dan tidak lengket.

• Waffle bisa disimpan di freezer dan dipanaskan kembali di toaster atau oven agar tetap renyah saat mau disantap.

📊 Informasi Gizi / porsi

320
Kalori (kkal)
8 g
Protein
14 g
Lemak
42 g
Karbohidrat

💬 Komentar (0)

Masuk dulu yuk buat komen!

Belum ada komentar. Jadi yang pertama dong! 😊