Kencur
Kenali kencur — rimpang kecil beraroma khas yang jadi andalan jamu dan masakan tradisional. Manfaat, nutrisi, dan cara menggunakannya.
Apa Itu Kencur?
Kencur (Kaempferia galanga) adalah rimpang kecil dengan aroma khas yang cukup kuat dan rasa sedikit getir-pedas. Ukurannya lebih kecil dari jahe atau kunyit, tapi aromanya jauh lebih menyengat. Kencur paling dikenal sebagai bahan utama jamu beras kencur, tapi juga jadi bumbu penting dalam beberapa masakan tradisional seperti urap dan rempeyek.
Kandungan Nutrisi Kencur
Per 100 gram kencur segar:
| Nutrisi | Jumlah |
|---|---|
| Kalori | ~79 kkal |
| Karbohidrat | ~17 g |
| Serat | ~1.4 g |
| Kalium | ~176 mg |
| Senyawa aktif | Etil sinamat dan minyak atsiri — pemberi aroma khas dan efek menghangatkan |
Manfaat Kesehatan
- Membantu meredakan masuk angin — salah satu manfaat kencur yang paling dikenal secara tradisional
- Membantu pencernaan — sering dikonsumsi dalam bentuk jamu untuk meredakan kembung
- Bersifat menghangatkan tubuh — cocok dikonsumsi saat cuaca dingin atau daya tahan tubuh menurun
- Kaya antioksidan alami dari kandungan minyak atsirinya
Cara Menggunakan dalam Masakan
- Dihaluskan dalam jumlah kecil — dicampur ke bumbu urap, karedok, atau pecel untuk memberi aroma khas
- Diparut atau diblender — bahan utama jamu beras kencur, dicampur dengan beras yang direndam dan asam jawa
- Dicampur ke adonan rempeyek — memberi aroma gurih khas yang jadi ciri rempeyek tradisional
- Diiris tipis — untuk beberapa masakan tumis tertentu, meski jarang dipakai dalam jumlah banyak
Cara Memilih & Menyimpan
- Pilih rimpang yang keras, padat, dan tidak keriput
- Aroma harus tajam dan segar — kencur segar baunya sangat khas dan mudah dikenali
- Hindari yang lembek atau berjamur
- Simpan di tempat sejuk kering, atau di kulkas dibungkus kertas dalam kantong berlubang
- Bisa diparut lalu dibekukan dalam porsi kecil untuk penggunaan lebih praktis
Hal yang Perlu Diperhatikan
Aroma kencur sangat kuat — gunakan dalam jumlah sedikit dulu dan sesuaikan sesuai selera, karena terlalu banyak kencur bisa membuat masakan terasa "obat" atau terlalu dominan dan menutupi rasa bumbu lain.
Produk yang Mungkin Kamu Butuhkan
* Link affiliate — kamu bisa bantu support KulinerBDG dengan belanja lewat link ini
Tips Praktis
- Gunakan secukupnya — kencur berbeda dari rimpang lain, sedikit saja sudah memberi aroma yang kuat.
- Cuci bersih sebelum diolah — kulitnya sering menyimpan tanah karena bentuknya yang kecil dan bercabang.
- Padukan dengan kencur segar untuk bumbu urap yang lebih harum dibanding memakai kencur bubuk kering.
- Untuk jamu beras kencur, rendam beras dulu beberapa jam supaya hasil blenderan lebih halus dan lembut di tenggorokan.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Apa beda kencur dan kunyit putih?
Kenapa masakan jadi terasa "obat" kalau pakai kencur?
Bisakah kencur diganti dengan bumbu lain?
Mau lihat bumbu ini dipakai langsung dalam resep?
Jelajahi koleksi resep di KulinerBDG untuk inspirasi masakan sehari-hari.
Jelajahi Resep →