Serai
Kenali serai (sereh) — batang beraroma citrus yang menyegarkan masakan. Manfaat kesehatan, kandungan nutrisi, dan cara mengolahnya dengan tepat.
Apa Itu Serai?
Serai atau sereh (Cymbopogon citratus) adalah batang rumput panjang beraroma citrus segar yang jadi bumbu wajib dalam banyak masakan berkuah Indonesia — sup, kari, gulai, sampai minuman hangat. Aromanya yang segar membantu menyeimbangkan rasa gurih dan pedas dalam masakan.
Kandungan Nutrisi Serai
Per 100 gram serai segar:
Produk yang Mungkin Kamu Butuhkan
* Link affiliate — kamu bisa bantu support KulinerBDG dengan belanja lewat link ini
| Nutrisi | Jumlah |
|---|---|
| Kalori | ~99 kkal |
| Karbohidrat | ~25 g |
| Serat | ~1 g |
| Zat besi | ~8.2 mg (cukup tinggi) |
| Kalium | ~723 mg |
| Senyawa aktif | Sitral — pemberi aroma citrus khas |
Manfaat Kesehatan
- Membantu pencernaan — sering dikonsumsi sebagai teh serai untuk meredakan kembung dan mual ringan
- Bersifat menenangkan — aroma citralnya dipercaya membantu meredakan stres ringan
- Antibakteri alami — minyak atsiri serai punya sifat antimikroba
- Kaya antioksidan — membantu melawan radikal bebas dalam tubuh
Cara Menggunakan dalam Masakan
- Digeprek — cara paling umum, dimasukkan utuh ke kuah sup, kari, atau tumisan untuk melepas aroma citrus tanpa membuat kuah berserat
- Diikat simpul — bagian ujung daunnya sering diikat supaya mudah diambil setelah masakan matang
- Diiris tipis bagian pangkal — untuk bumbu halus tertentu yang butuh rasa serai lebih kuat, seperti pada beberapa resep rendang dan gulai
- Direbus utuh — untuk teh serai atau air rebusan aromatik
Cara Memilih & Menyimpan
- Pilih batang yang segar, warna hijau cerah sampai putih kekuningan di pangkal
- Remas sedikit bagian pangkal — serai segar akan mengeluarkan aroma citrus kuat
- Hindari batang yang layu, kering, atau menguning di seluruh bagian
- Simpan di kulkas dalam kantong berlubang, bisa tahan 1-2 minggu
- Untuk penyimpanan lebih lama, iris tipis bagian pangkal lalu bekukan dalam wadah kedap udara
- Bisa juga dikeringkan untuk dijadikan teh serai kering
Tips Praktis
- Gunakan hanya bagian pangkal yang lebih putih dan lunak untuk dihaluskan — bagian daun hijau yang keras lebih cocok digeprek utuh atau untuk merebus air.
- Geprek sampai sedikit terbuka seratnya supaya aroma citralnya keluar maksimal saat dimasak.
- Simpan sisa daun hijau serai untuk membuat teh hangat atau menambah aroma air rebusan nasi.
- Masukkan serai di awal memasak untuk masakan berkuah lama, supaya aromanya benar-benar menyatu dengan kuah.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Bagian mana dari serai yang bisa dimakan?
Apa beda serai dan serai wangi (citronella)?
Bolehkah serai kering menggantikan serai segar?
Mau lihat bumbu ini dipakai langsung dalam resep?
Jelajahi koleksi resep di KulinerBDG untuk inspirasi masakan sehari-hari.
Jelajahi Resep →