Merica (Lada)
Kenali merica atau lada — rempah pedas hangat sejak zaman rempah Nusantara. Manfaat kesehatan, kandungan nutrisi, dan cara menggunakannya.
Apa Itu Merica?
Merica atau lada (Piper nigrum) adalah rempah pedas hangat yang jadi salah satu komoditas paling berharga dalam sejarah jalur rempah dunia — termasuk Nusantara. Kini merica jadi bumbu dapur sehari-hari yang memberi rasa pedas hangat berbeda dari cabai — lebih "dalam" dan menghangatkan, bukan pedas menggigit.
Jenis-Jenis Merica
- Merica hitam — dipetik saat buah masih hijau lalu dikeringkan sampai kulitnya menghitam, rasanya paling tajam dan pedas di antara jenis lainnya
- Merica putih — dipetik saat buah sudah matang, kulit luarnya dibuang, rasanya lebih halus dan lembut, sering dipakai untuk masakan berkuah bening seperti sup dan bakso
- Merica hijau — dipetik muda dan diproses segar atau dikeringkan ringan, rasanya lebih segar dan tidak setajam merica hitam
Kandungan Nutrisi Merica
Per 100 gram merica hitam bubuk:
Produk yang Mungkin Kamu Butuhkan
* Link affiliate — kamu bisa bantu support KulinerBDG dengan belanja lewat link ini
| Nutrisi | Jumlah |
|---|---|
| Kalori | ~251 kkal |
| Karbohidrat | ~64 g |
| Serat | ~25 g |
| Zat besi | ~9.7 mg |
| Mangan | ~1.2 mg |
| Senyawa aktif | Piperine — pemberi rasa pedas dan membantu penyerapan nutrisi lain |
Manfaat Kesehatan
- Piperine membantu penyerapan nutrisi — termasuk membantu tubuh menyerap kurkumin dari kunyit lebih optimal
- Membantu pencernaan — merangsang produksi asam lambung yang membantu proses cerna
- Bersifat menghangatkan tubuh — sering ditambahkan ke sup atau masakan untuk efek hangat
- Kaya antioksidan — membantu melawan radikal bebas dalam tubuh
Cara Menggunakan dalam Masakan
- Bubuk halus — ditaburkan langsung ke sup, tumisan, atau masakan yang sudah matang untuk rasa pedas hangat instan
- Dihaluskan bersama bumbu lain — sering jadi bagian bumbu dasar untuk semur, bistik, dan masakan berkuah gelap
- Butiran utuh — dimasukkan ke kaldu atau kuah rebusan untuk aroma yang lebih ringan dan lembut
- Digiling langsung saat masak (dari butiran segar) — memberi aroma paling kuat dan segar dibanding bubuk kemasan
Cara Memilih & Menyimpan
- Untuk butiran, pilih yang keras, kering, dan tidak berjamur
- Untuk bubuk, pilih kemasan yang tertutup rapat dan belum lewat tanggal kedaluwarsa — merica bubuk cepat kehilangan aroma
- Simpan dalam wadah kedap udara, jauh dari sinar matahari langsung dan sumber panas
- Merica butiran bisa tahan bertahun-tahun bila disimpan dengan benar
- Merica bubuk sebaiknya dihabiskan dalam 6-12 bulan untuk aroma terbaik
Tips Praktis
- Gunakan penggiling merica sendiri di rumah kalau memungkinkan — aroma merica segar yang baru digiling jauh lebih kuat dibanding bubuk kemasan yang sudah lama.
- Tambahkan di akhir memasak untuk sup atau tumisan supaya aroma pedasnya tidak menguap karena panas terlalu lama.
- Padukan dengan kunyit saat memasak — piperine dalam merica membantu tubuh menyerap kurkumin lebih optimal.
- Untuk kuah bening seperti sup atau bakso, gunakan merica putih supaya warna kuah tetap jernih.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Apa beda merica dan cabai dari segi rasa pedas?
Merica hitam atau putih, mana yang lebih baik?
Kenapa merica bubuk kemasan lama-lama terasa hambar?
Mau lihat bumbu ini dipakai langsung dalam resep?
Jelajahi koleksi resep di KulinerBDG untuk inspirasi masakan sehari-hari.
Jelajahi Resep →