🧂 Bahan-bahan
Ubah jumlah porsi, takaran bahan & info gizi di bawah otomatis menyesuaikan.
- 250 gram tepung terigu protein sedang
- 30 gram tepung maizena
- 2 sdt baking powder
- 40 gram gula pasir
- 1/2 sdt garam halus
- 2 butir telur ayam
- 350 ml susu cair full cream
- 80 gram mentega tawar, lelehkan
- 150 gram keju cheddar parut
- 100 ml madu murni
- 2 sdm minyak goreng untuk olesan cetakan
🛒 Produk yang Mungkin Kamu Butuhkan
* Link affiliate — kamu bisa bantu support KulinerBDG dengan belanja lewat link ini
👩🍳 Langkah Pembuatan
- 1 Dalam wadah besar, campur tepung terigu, tepung maizena, baking powder, gula pasir, dan garam. Aduk rata dengan whisk agar tidak menggumpal.
- 2 Di wadah terpisah, kocok telur lepas, lalu tambahkan susu cair dan mentega leleh. Aduk hingga tercampur rata.
- 3 Tuang campuran cairan ke dalam campuran tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan dengan spatula hingga adonan licin dan tidak bergerindil. Jangan overmix agar waffle tetap renyah.
- 4 Masukkan 100 gram keju cheddar parut ke dalam adonan, aduk rata. Diamkan adonan selama 10 menit agar baking powder bekerja optimal.
- 5 Panaskan cetakan waffle listrik hingga lampu indikator menyala panas, olesi tipis dengan minyak goreng menggunakan kuas.
- 6 Tuang adonan secukupnya ke tengah cetakan (sekitar 100 ml per cetak), tutup rapat, dan panggang selama 4-5 menit atau sampai uap berhenti keluar dan permukaan waffle berwarna keemasan kecokelatan serta terasa renyah saat disentuh.
- 7 Angkat waffle dengan hati-hati menggunakan sumpit atau garpu agar tidak merusak tekstur berongganya, letakkan di rak kawat agar uap keluar dan waffle tetap renyah (tidak lembek karena uap terperangkap).
- 8 Ulangi proses memanggang hingga adonan habis, olesi cetakan dengan minyak setiap 2-3 kali pemanggangan.
- 9 Sajikan waffle hangat dengan taburan 50 gram sisa keju cheddar parut di atasnya, lalu siram dengan madu murni secukupnya sesaat sebelum disantap agar keju sedikit meleleh dari panas waffle.
💡 Tips
• Jangan overmix adonan waffle karena akan membuat tekstur jadi keras dan tidak berongga sempurna, cukup aduk sampai tercampur rata saja.
• Selalu letakkan waffle di rak kawat setelah matang, bukan ditumpuk langsung di piring, agar uap panas keluar dan waffle tidak menjadi lembek.
• Untuk hasil lebih renyah, panaskan cetakan waffle benar-benar sampai maksimal sebelum menuang adonan pertama kali.
• Jika suka rasa gurih lebih kuat, tambahkan sedikit keju parmesan parut ke dalam adonan sebelum dipanggang.
📊 Informasi Gizi / porsi
💬 Komentar (0)
Masuk dulu yuk buat komen!
Belum ada komentar. Jadi yang pertama dong! 😊