Manggis
Kenali manggis — ratu buah kaya antioksidan xanthone. Kandungan nutrisi, manfaat kesehatan, dan cara memilih manggis yang manis segar.
Apa Itu Manggis?
Manggis (Garcinia mangostana) adalah buah tropis asli Asia Tenggara dengan kulit luar tebal berwarna ungu tua dan daging buah putih bersegmen yang rasanya manis dengan sedikit sentuhan asam segar. Manggis sering dijuluki "ratu buah" (queen of fruits) karena rasanya yang lembut nan elegan, berbeda dengan durian yang justru dijuluki "raja buah". Indonesia sendiri termasuk salah satu penghasil manggis terbaik di dunia.
Selain dagingnya yang lezat, kulit manggis juga terkenal karena kandungan xanthone, sekelompok senyawa antioksidan yang secara tradisional sering diolah jadi teh atau ekstrak jamu.
Kandungan Nutrisi Manggis
Per 100 gram daging manggis segar:
Produk yang Mungkin Kamu Butuhkan
* Link affiliate — kamu bisa bantu support KulinerBDG dengan belanja lewat link ini
| Nutrisi | Jumlah |
|---|---|
| Kalori | ~73 kkal |
| Karbohidrat | ~18 g |
| Serat | ~1.8 g |
| Vitamin C | ~2-12 mg |
| Mangan | ~0.1 mg |
Kulit manggis (bukan bagian yang biasa dimakan) mengandung xanthone jauh lebih tinggi daripada dagingnya, itulah kenapa ekstrak kulit manggis sering dijual terpisah sebagai suplemen atau jamu.
Manfaat Kesehatan
- Sumber antioksidan xanthone — terutama pada kulitnya, dipercaya membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.
- Mendukung daya tahan tubuh — kandungan vitamin C pada dagingnya berperan dalam menjaga fungsi imun.
- Membantu pencernaan — serat dalam daging manggis mendukung kelancaran sistem cerna.
- Berperan sebagai sumber mangan — mineral yang dipercaya membantu menjaga kesehatan tulang dan metabolisme tubuh.
Cara Mengonsumsi Manggis
- Dimakan langsung — belah kulit tebalnya dengan tangan atau pisau, lalu nikmati segmen dagingnya yang lembut.
- Rebusan kulit manggis — secara tradisional diolah jadi teh atau jamu, dipercaya kaya antioksidan.
- Campuran es buah atau salad buah — segmen manggis menambah rasa manis segar yang khas.
- Jus atau ekstrak manggis — banyak dijual dalam bentuk kemasan sebagai minuman kesehatan.
Cara Memilih & Menyimpan
- tekan kulitnya dengan lembut — manggis segar terasa sedikit lentur dan empuk, bukan keras dan kaku
- hitung jumlah "kelopak" kecil di bagian bawah buah, karena biasanya menunjukkan jumlah segmen daging di dalamnya
- hindari manggis dengan kulit yang sudah kering, getas, atau bergetah kekuningan berlebih
- manggis segar bisa disimpan di suhu ruang selama 3-4 hari
- simpan di kulkas untuk memperpanjang kesegaran hingga lebih dari seminggu
- daging yang sudah dikupas sebaiknya segera dikonsumsi atau disimpan tertutup rapat di kulkas
Tips Praktis
- Buka dengan torehan melingkar — gunakan pisau untuk menoreh kulit tebalnya di bagian tengah secara melingkar, lalu buka dengan tangan agar noda ungu tidak mengenai baju.
- Pilih manggis dengan kelopak hijau segar di bagian bawah sebagai tanda buah masih baru dipetik.
- Hindari manggis yang kulitnya sudah keras dan getas — biasanya dagingnya sudah kering dan tidak lagi juicy.
- Simpan kulit yang tersisa untuk direbus jadi minuman jamu tradisional, alih-alih langsung dibuang.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Kenapa manggis disebut "ratu buah"?
Benarkah kulit manggis bisa diolah jadi teh?
Kenapa kadang ada getah kuning di daging manggis?
Mau lihat bahan ini dipakai langsung dalam resep?
Jelajahi koleksi resep di KulinerBDG untuk inspirasi masakan sehari-hari.
Jelajahi Resep →