Markisa
Kenali markisa — buah asam manis aromatik kaya vitamin C. Kandungan nutrisi, manfaat kesehatan, dan cara mengolah markisa jadi minuman segar.
Apa Itu Markisa?
Markisa (Passiflora edulis) adalah buah tropis berkulit keras dengan daging berbentuk pulp kuning oranye berair, dipenuhi biji kecil hitam yang ikut dimakan karena teksturnya renyah. Rasanya asam segar dengan aroma khas yang kuat, sering dipakai sebagai penyegar dalam berbagai minuman. Di Indonesia dikenal dua jenis utama: markisa asam (kulit ungu, populer di Medan dan Sumatra Utara, biasanya diolah jadi sirup atau jus) dan markisa manis (kulit kuning besar, bisa langsung dimakan segar tanpa tambahan gula).
Markisa asam khas Medan bahkan sudah jadi identitas kuliner tersendiri, sering ditemukan dalam bentuk sirup markisa yang legendaris di berbagai oleh-oleh khas kota tersebut.
Kandungan Nutrisi Markisa
Per 100 gram pulp markisa segar:
Produk yang Mungkin Kamu Butuhkan
* Link affiliate — kamu bisa bantu support KulinerBDG dengan belanja lewat link ini
| Nutrisi | Jumlah |
|---|---|
| Kalori | ~97 kkal |
| Karbohidrat | ~23 g |
| Serat | ~10 g |
| Vitamin C | ~30 mg |
| Vitamin A | ~64 mcg |
Kandungan seratnya termasuk sangat tinggi dibanding kebanyakan buah lain, sebagian besar berasal dari bijinya yang ikut dimakan.
Manfaat Kesehatan
- Serat sangat tinggi — membantu melancarkan pencernaan dan memberi rasa kenyang lebih lama.
- Mendukung daya tahan tubuh — vitamin C berperan penting dalam menjaga fungsi imun.
- Baik untuk mata — kandungan vitamin A mendukung kesehatan penglihatan.
- Kaya antioksidan — senyawa polifenol dalam markisa dipercaya membantu melawan radikal bebas.
Cara Mengonsumsi Markisa
- Dibelah dua dan disendok — cocok untuk markisa manis, langsung dimakan tanpa perlu tambahan gula.
- Sirup atau jus markisa — markisa asam disaring lalu dicampur gula, jadi minuman khas yang menyegarkan, seperti sirup markisa Medan.
- Campuran es buah atau mocktail — pulp markisa memberi rasa asam segar yang menyeimbangkan minuman manis.
- Topping dessert — pulp markisa cocok disiram di atas cheesecake, panna cotta, atau puding.
Cara Memilih & Menyimpan
- kulit yang sedikit keriput justru tanda matang dan manis, bukan tanda busuk
- pilih markisa yang terasa berat untuk ukurannya, tanda banyak pulp berair di dalamnya
- hindari markisa dengan kulit terlalu keras dan halus (belum matang) atau yang berjamur dan berbau tidak sedap
- markisa yang belum matang bisa disimpan di suhu ruang sampai kulitnya mulai mengeriput
- markisa matang bisa disimpan di kulkas dan tahan 1-2 minggu
- pulp yang sudah dikeluarkan dari kulitnya bisa dibekukan untuk stok jus atau sirup kapan saja
Tips Praktis
- Bekukan pulp dalam cetakan es batu — praktis untuk stok jus atau campuran minuman kapan pun dibutuhkan.
- Saring bijinya jika tidak suka teksturnya — meski aman dimakan dan renyah, sebagian orang lebih suka pulp markisa yang halus tanpa biji.
- Campur markisa asam dengan gula atau sirup — rasanya yang tajam butuh sedikit pemanis agar lebih nikmat diminum.
- Simpan kulit keras markisa sebagai wadah saji unik untuk menyajikan pulp atau es buah di acara-acara tertentu.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Kulit markisa yang keriput tandanya busuk atau matang?
Markisa asam dan markisa manis apa bedanya?
Biji markisa boleh ditelan?
Mau lihat bahan ini dipakai langsung dalam resep?
Jelajahi koleksi resep di KulinerBDG untuk inspirasi masakan sehari-hari.
Jelajahi Resep →