🍈

Melon

Kenali melon — buah manis kaya air dan vitamin C. Kandungan nutrisi, manfaat kesehatan, dan cara memilih melon yang matang manis.

Apa Itu Melon?

Melon (Cucumis melo) adalah buah tropis berdaging lembut dengan rasa manis ringan dan kandungan air yang tinggi. Ada banyak varietas yang beredar di Indonesia, mulai dari melon hijau dengan kulit berjaring (netted melon), melon oranye seperti cantaloupe, sampai melon madu (honeydew) yang kulitnya lebih halus.

Teksturnya yang lembut dan rasanya yang tidak terlalu manis membuat melon jadi pilihan buah yang ramah untuk hampir semua kalangan, termasuk anak-anak dan orang yang sedang menjaga asupan gula.

Kandungan Nutrisi Melon

Per 100 gram melon segar:

NutrisiJumlah
Kalori~34 kkal
Karbohidrat~8 g
Serat~0.9 g
Vitamin C~18 mg
Vitamin A~169 mcg (terutama pada melon oranye/cantaloupe)
Kalium~267 mg

Kandungan vitamin A jauh lebih tinggi pada melon berdaging oranye dibanding melon hijau atau putih.

Manfaat Kesehatan

  • Menjaga hidrasi tubuh — kandungan air yang tinggi membantu memenuhi kebutuhan cairan harian, terutama di cuaca panas.
  • Mendukung kesehatan mata — vitamin A pada melon oranye berperan penting untuk fungsi penglihatan.
  • Rendah kalori, cocok untuk camilan sehat — porsi besar melon tetap ringan di kalori dibanding camilan olahan.
  • Membantu menjaga keseimbangan elektrolit — kalium di dalamnya mendukung fungsi otot dan saraf.

Cara Mengonsumsi Melon

  • Dimakan langsung dalam potongan dadu atau bulatan — cara paling sederhana untuk menikmati kesegarannya.
  • Dijus atau diblender dengan sedikit es — jus melon segar cocok dinikmati tanpa tambahan gula karena rasanya sudah manis alami.
  • Campuran es buah, es teler, atau salad buah — teksturnya yang lembut berpadu baik dengan buah lain.
  • Smoothie melon dengan yogurt — kombinasi menyegarkan untuk sarapan ringan.

Cara Memilih & Menyimpan

Memilih:
  • Cium bagian ujung batangnya — melon matang biasanya mengeluarkan aroma manis yang cukup tercium
  • Untuk melon berjaring, pilih yang jaringnya terlihat jelas dan menonjol, tanda kulit sudah matang
  • Tekan ringan bagian ujung melon yang berlawanan dengan tangkai — sedikit empuk menandakan matang, terlalu keras berarti masih mentah
Menyimpan:
  • Melon utuh yang belum matang bisa disimpan di suhu ruang sampai matang sempurna
  • Setelah matang, simpan di kulkas untuk memperlambat pematangan lebih lanjut, tahan sekitar 4-5 hari
  • Melon yang sudah dipotong sebaiknya dibungkus rapat dan dihabiskan dalam 2-3 hari

Tips Praktis

  1. Belah melon jadi dua lalu keruk bijinya dengan sendok sebelum dipotong dadu — lebih rapi dan cepat dibanding mengupas dulu.
  2. Sajikan dingin dari kulkas — melon terasa jauh lebih segar dan manis saat dingin dibanding suhu ruang.
  3. Bekukan potongan melon untuk dijadikan campuran smoothie tanpa perlu tambahan es batu.
  4. Cuci kulit melon sebelum dipotong meski bagian kulit tidak dimakan — pisau bisa membawa kotoran dari kulit ke daging buah.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Apa beda melon dan blewah?
Melon dan blewah masih satu spesies (Cucumis melo) tapi varietasnya berbeda. Blewah biasanya berdaging oranye, aromanya lebih tajam, dan teksturnya sedikit lebih berserat, sementara melon (terutama melon hijau berjaring) dagingnya lebih renyah dan aromanya lebih ringan.
Kenapa melon kadang terasa hambar meski sudah matang?
Rasa manis melon sangat dipengaruhi kondisi cuaca dan tanah saat penanaman, bukan cuma tingkat kematangan. Melon yang dipetik terlalu awal juga cenderung kurang manis karena kadar gulanya belum berkembang maksimal di pohon.
Bolehkah bijinya ikut dimakan?
Biji melon sebenarnya tidak beracun dan aman jika tertelan, tapi teksturnya keras dan kurang enak dimakan sehingga umumnya dibuang. Beberapa orang mengeringkan dan menyangrai biji melon untuk dijadikan camilan.

Mau lihat bahan ini dipakai langsung dalam resep?

Jelajahi koleksi resep di KulinerBDG untuk inspirasi masakan sehari-hari.

Jelajahi Resep →
Catatan: Informasi kandungan nutrisi dan manfaat kesehatan di halaman ini bersifat edukatif dan umum. Jumlah pastinya bisa berbeda tergantung varietas, kematangan, dan cara olah.