Paprika
Kenali paprika — sayuran warna-warni kaya vitamin C. Kandungan nutrisi, manfaat kesehatan, dan cara mengolah paprika untuk tumisan dan salad.
Apa Itu Paprika?
Paprika (Capsicum annuum) adalah sayuran (secara botani sebenarnya buah) berbentuk lonceng dengan daging tebal, renyah, dan rasa manis segar tanpa rasa pedas seperti cabai pada umumnya. Paprika hadir dalam beberapa warna — hijau, merah, kuning, hingga oranye — yang sebenarnya menunjukkan tingkat kematangan berbeda dari tanaman yang sama, dengan paprika merah sebagai yang paling matang dan paling manis.
Di dapur Indonesia, paprika sering dipakai untuk menambah warna cerah dan tekstur renyah pada berbagai masakan, mulai dari tumisan, capcay, hingga nasi goreng dan salad.
Kandungan Nutrisi Paprika
Per 100 gram paprika merah segar:
Produk yang Mungkin Kamu Butuhkan
* Link affiliate — kamu bisa bantu support KulinerBDG dengan belanja lewat link ini
| Nutrisi | Jumlah |
|---|---|
| Kalori | ~31 kkal |
| Karbohidrat | ~6 g |
| Serat | ~2.1 g |
| Vitamin C | ~128 mg |
| Vitamin A | ~157 mcg |
Paprika merah bahkan mengandung vitamin C lebih tinggi dibanding jeruk dalam jumlah berat yang sama.
Manfaat Kesehatan
- Sangat kaya vitamin C — mendukung fungsi imun tubuh dan produksi kolagen alami untuk kulit.
- Baik untuk mata — kandungan vitamin A dan antioksidan seperti beta-karoten mendukung kesehatan penglihatan.
- Rendah kalori — cocok jadi camilan atau bahan masakan bagi yang menjaga asupan kalori harian.
- Mengandung antioksidan capsanthin — pigmen pemberi warna merah pada paprika yang dipercaya membantu melawan radikal bebas.
Cara Mengonsumsi Paprika
- Tumis paprika — dipotong memanjang lalu ditumis singkat dengan bawang dan saus tiram agar teksturnya tetap renyah.
- Campuran capcay atau nasi goreng — potongan paprika menambah warna cerah dan rasa manis segar pada masakan.
- Salad segar — diiris tipis dan dimakan mentah bersama sayuran lain untuk mempertahankan kandungan vitamin C-nya.
- Paprika isi (stuffed pepper) — bagian tengahnya dilubangi lalu diisi nasi, daging cincang, atau keju sebelum dipanggang.
Cara Memilih & Menyimpan
- pilih paprika yang terasa berat di tangan dengan kulit mengilap dan permukaan mulus tanpa keriput
- tangkainya masih hijau segar menandakan paprika baru dipetik
- hindari paprika dengan bagian lunak, keriput, atau bercak busuk di sekitar tangkainya
- simpan paprika utuh di laci sayur kulkas, idealnya dalam kantong berlubang agar sirkulasi udara tetap baik
- hindari mencuci sebelum disimpan karena kelembapan berlebih mempercepat pembusukan
- paprika utuh bisa tahan 1-2 minggu di kulkas, sedangkan yang sudah dipotong sebaiknya habis dalam 3-4 hari
Tips Praktis
- Panggang sebentar sebelum dikupas kulitnya jika ingin membuat saus atau puree paprika yang lebih halus.
- Potong searah serat agar paprika tetap renyah saat ditumis dan tidak mudah layu.
- Campur beberapa warna paprika dalam satu masakan untuk tampilan lebih menarik sekaligus variasi rasa manis yang berbeda.
- Bekukan potongan paprika dalam kantong kedap udara sebagai stok bahan tumisan atau sup di lain waktu.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Apa beda paprika hijau, merah, dan kuning?
Apakah paprika sama dengan cabai?
Apakah paprika boleh dimakan mentah?
Mau lihat bahan ini dipakai langsung dalam resep?
Jelajahi koleksi resep di KulinerBDG untuk inspirasi masakan sehari-hari.
Jelajahi Resep →