Nangka
Kenali nangka — buah besar beraroma khas kaya karbohidrat. Kandungan nutrisi, manfaat kesehatan, dan cara memilih nangka matang yang manis.
Apa Itu Nangka?
Nangka (Artocarpus heterophyllus) adalah buah tropis berukuran besar dengan kulit berduri-duri kecil dan daging buah berwarna kuning cerah beraroma khas yang kuat. Saat matang, dagingnya terasa manis legit dengan tekstur kenyal, sedangkan bijinya juga bisa diolah menjadi camilan tersendiri. Satu buah nangka bisa berukuran sangat besar, sehingga sering dijual dalam potongan siap makan di pasar.
Selain dimakan matang sebagai buah, nangka muda (masih hijau dan belum matang) justru punya peran berbeda di dapur Indonesia — diolah jadi sayur gudeg khas Yogyakarta atau sayur nangka berkuah santan yang gurih.
Kandungan Nutrisi Nangka
Per 100 gram nangka matang segar:
Produk yang Mungkin Kamu Butuhkan
* Link affiliate — kamu bisa bantu support KulinerBDG dengan belanja lewat link ini
| Nutrisi | Jumlah |
|---|---|
| Kalori | ~95 kkal |
| Karbohidrat | ~23.3 g |
| Serat | ~1.5 g |
| Vitamin C | ~13.7 mg |
| Kalium | ~448 mg |
Nangka matang termasuk buah dengan kalori dan gula alami yang cukup tinggi dibanding kebanyakan buah tropis lain.
Manfaat Kesehatan
- Sumber energi — kandungan karbohidratnya cukup tinggi, cocok sebagai camilan pengganjal lapar.
- Menjaga tekanan darah — kalium yang tinggi membantu mengimbangi kadar natrium tubuh.
- Mendukung daya tahan tubuh — vitamin C di dalamnya turut berperan menjaga fungsi imun.
- Nangka muda kaya serat — saat diolah sebagai sayur, nangka muda memberi tekstur kenyang dan sering dipakai sebagai alternatif pengganti daging dalam masakan nabati.
Cara Mengonsumsi Nangka
- Dimakan langsung — daging nangka matang bisa langsung disantap sebagai buah segar atau camilan manis.
- Gudeg — nangka muda dimasak lama dengan santan, gula merah, dan rempah hingga jadi hidangan khas Yogyakarta yang legendaris.
- Es campur atau kolak — potongan nangka matang menambah aroma dan rasa manis pada minuman dingin atau hidangan penutup hangat.
- Keripik nangka — diiris tipis lalu digoreng kering menjadi camilan renyah yang tahan lama.
Cara Memilih & Menyimpan
- nangka matang biasanya beraroma harum menyengat khas, tercium bahkan sebelum kulitnya dibuka
- tekan kulitnya — bagian yang matang terasa sedikit empuk, dan durinya tidak lagi tajam kaku
- untuk nangka muda (bahan sayur), pilih yang kulitnya masih hijau segar dan belum ada aroma manis
- daging nangka matang yang sudah dikupas sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup di kulkas
- habiskan dalam 2-3 hari karena daging nangka mudah mengering dan kehilangan aroma khasnya
- nangka muda mentah bisa disimpan di kulkas dan diolah maksimal dalam 1-2 hari untuk hasil sayur terbaik
- Nangka matang tergolong buah dengan kalori dan gula alami yang cukup tinggi, jadi sebaiknya dikonsumsi secukupnya bagi yang sedang menjaga berat badan atau kadar gula darah.
- Penderita diabetes sebaiknya membatasi porsi nangka matang dan mengonsultasikan jumlah amannya dengan dokter atau ahli gizi.
Tips Praktis
- Olesi tangan dan pisau dengan minyak sebelum membelah nangka untuk mencegah getahnya menempel dan lengket.
- Buang bagian tengah (dami) yang keras sebelum mengambil daging buahnya.
- Simpan biji nangka — bisa direbus atau digoreng sebagai camilan bergizi, jangan dibuang begitu saja.
- Bekukan daging nangka matang dalam wadah kedap udara jika ingin menyimpannya lebih lama untuk campuran es atau kolak nanti.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Apa beda nangka muda dan nangka matang dalam masakan?
Apakah biji nangka boleh dimakan?
Apakah nangka aman untuk penderita diabetes?
Mau lihat bahan ini dipakai langsung dalam resep?
Jelajahi koleksi resep di KulinerBDG untuk inspirasi masakan sehari-hari.
Jelajahi Resep →